Harga emas perhiasan di Banda Aceh kembali mengalami penurunan signifikan pada perdagangan Jumat (19/6/2026). Setelah turun sehari sebelumnya, harga emas kini kembali merosot Rp110 ribu per mayam menjadi Rp7.850.000 dari sebelumnya Rp7.960.000 per mayam.
Penurunan ini menjadi yang terbesar dalam sepekan terakhir dan melanjutkan tren pelemahan harga emas yang terjadi di pasar nasional maupun internasional.
Berdasarkan pantauan di sejumlah toko emas di Banda Aceh, harga Rp7.850.000 berlaku untuk emas perhiasan ukuran satu mayam atau setara 3,3 gram, belum termasuk ongkos pembuatan.
Pelemahan harga emas perhiasan di daerah sejalan dengan penurunan harga emas batangan nasional. Mengutip data Logam Mulia Antam, harga emas batangan turun Rp30.000 per gram menjadi Rp2.673.000 per gram.
Penurunan tersebut melanjutkan tren pelemahan yang telah terjadi pada perdagangan sebelumnya. Sementara harga buyback atau harga jual kembali emas juga berada dalam tren menurun mengikuti pergerakan pasar.
Di sisi lain, harga emas batangan yang dipasarkan melalui Pegadaian terpantau stabil dibandingkan hari sebelumnya. Berbagai produk emas seperti Antam, UBS, dan Galeri 24 masih dipasarkan dengan harga yang relatif tidak berubah untuk berbagai ukuran, mulai dari 0,5 gram hingga 1.000 gram.
Pelaku usaha emas di Banda Aceh menyebut penurunan harga dalam beberapa hari terakhir membuat sebagian masyarakat memilih menunda penjualan dan menunggu pergerakan harga berikutnya. Sementara sebagian pembeli mulai memanfaatkan momentum turunnya harga untuk menambah investasi emas maupun membeli perhiasan.















Komentar