Redelong: DP3AKB Bener Meriah selalu ukir prestasi dalam menangani Stunting di Daerah berhawa sejuk tersebut.
Namun, siapa sosok di balik rangkaian keberhasilan ini? Kalimat ini mungkin tepat untuk menggambarkannya Seperti angin yang menyejukkan, tak terlihat tetapi selalu dirasakan.
Kepala Bidang Keluarga Berencana, Ketahanan dan Keluarga Sejahtera pada Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kabupaten Bener Meriah Yulita Anggraini menjadi salah satu sosok dibalik keberhasilan tersebut.
Sosok yang bekerja di balik layar ini adalah motor penggerak berbagai inovasi dan strategi penanganan stunting di kabupaten berhawa sejuk tersebut.
Berikut Inovasi dan Kiprah Yulita Anggraini.
Ia di ikenal sebagai sosok yang penuh dedikasi dalam menjalankan tugasnya.
Salah satu inovasi yang ia gagas adalah strategi penanganan stunting sejak dini dengan fokus pada remaja dan calon pasangan usia muda.
Program ini diperkenalkan dalam pertemuan yang melibatkan berbagai pihak, seperti perwakilan MPU Bener Meriah, Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, hingga para camat dan Ketua APDESI.
Menurut Yulita, stunting tidak hanya tentang fisik pendek, tetapi juga berpengaruh pada kecerdasan anak, yang pada gilirannya akan memengaruhi kualitas kepemimpinan Indonesia pada era Indonesia Emas 2045.
“Jika seandainya yang menjadi pemimpin di tahun 2045 adalah anak-anak yang stunting, bagaimana kondisi negara kita nantinya?” tegasnya.
Ia juga menekankan pentingnya kesadaran sejak awal kehamilan hingga dua tahun pertama kehidupan bayi. Program ini mendapatkan dukungan penuh dari Pj. Bupati Bener Meriah dan para pejabat daerah lainnya.
“Alhamdulillah, program ini telah dinilai dan sesuai dengan rencana bapak Pj. Bupati, ibarat akar dalam tanah”, ungkap Yulita.
Yulita seperti akar di dalam tanah: tak terlihat, tetapi menopang pohon yang kokoh. Dedikasinya menjadi inspirasi bahwa orang yang bekerja tulus mungkin tidak selalu tampak di permukaan, tetapi kontribusinya sangat berarti.
Keberhasilan yang diraih Bener Meriah dalam berbagai penghargaan bukan sekadar pencapaian individu, tetapi hasil kerja keras tim di DP3AKB yang dipimpin oleh sosok seperti Yulita Anggraini.
Dengan keberadaan sosok-sosok seperti ini, masa depan Kabupaten Bener Meriah dalam menangani stunting semakin cerah.















Komentar