IDI RAYEUK – Suasana sore di Dusun Bengkel, Gampong Jawa, mendadak berubah mencekam. Harapan keluarga untuk melihat kepulangan sang ibu, Ramlah (72), sirna seketika saat tubuh renta itu ditemukan terbawa arus sungai yang tenang namun menghanyutkan, Jumat (10/4/2026).
Peristiwa pilu ini bermula dari langkah kaki yang luput dari pantauan. Ramlah, yang di usia senjanya tengah berjuang melawan demensia (pikun), dilaporkan meninggalkan rumah tanpa pamit sekitar pukul 11.00 WIB. Bagi keluarga, lima jam pencarian adalah waktu yang penuh kecemasan, sebelum akhirnya kabar pahit itu datang tepat pukul 16.00 WIB.
Saksi mata, Musriful, menjadi orang pertama yang menyadari ada yang tak beres di aliran sungai. Ia melihat sesosok tubuh terapung lemah mengikuti arus. Tanpa ragu, ia menceburkan diri ke sungai, berharap masih ada secercah nyawa yang bisa diselamatkan.
“Begitu didekati, korban langsung dibawa ke pinggir sungai. Warga yang melihat langsung berkerumun dan mengenali bahwa itu adalah Nek Ramlah,” ujar Kasatpolairud Polres Aceh Timur, AKP Ade Candra, S.H., M.H.

Nahas, takdir berkata lain. Saat diangkat ke daratan, tubuh nenek yang dikenal baik oleh tetangganya itu sudah tak lagi bernapas. Isak tangis keluarga pecah di pinggir sungai saat menyadari bahwa sosok yang mereka cari kini telah tiada.
Anak korban, Jamilah, tak kuasa menyembunyikan kesedihannya. Selama ini, keluarga sangat menjaga ketat sang ibu karena kondisinya yang sering lupa arah pulang. Namun, siang itu menjadi celah kecil yang berakibat fatal.
Penanganan Pihak Kepolisian
Pihak Kepolisian Resor Aceh Timur segera bergerak cepat. AKP Ade Candra menjelaskan bahwa pihaknya bersama Kapolsek Idi Rayeuk telah berkoordinasi dengan Unit Identifikasi Satreskrim untuk memastikan kronologi kejadian.
“Kami telah berkoordinasi untuk penanganan lebih lanjut, sementara jenazah telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk disemayamkan di rumah duka,” tambahnya.
Catatan Redaksi:
Tragedi ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk memberikan perhatian ekstra kepada lansia, terutama mereka yang memiliki keterbatasan kognitif. Kehangatan pengawasan adalah pelindung utama bagi mereka di masa tua. Turut berduka cita sedalam-dalamnya bagi keluarga almarhumah Nenek Ramlah.









Komentar