Karhutla Landa Empat Kecamatan di Aceh Barat, Pemadaman Masih Berlangsung

Meulaboh – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Aceh Barat sejak Rabu, 17 September 2025.

Berdasarkan laporan Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) hingga Senin 22 September, total lahan yang terbakar mencapai sekitar 12,8 hektar.

Karhutla terjadi di empat kecamatan, yakni Johan Pahlawan, Meureubo, Arongan Lambalek, dan Woyla Barat.

Titik terluas berada di Desa Keub, Kecamatan Arongan Lambalek, dengan luas lahan terbakar mencapai 7 hektar. Sementara di Desa Napai, Kecamatan Woyla Barat, kebakaran menghanguskan sekitar 3 hektar.

“Total keseluruhan lahan terbakar sekitar 12,8 hektar,” tulis Haslinda Juwita, Staf Pusat Data dan Informasi BPBA dalam laporannya, Selasa (23/9/2025).

Rincian lokasi lainnya meliputi Desa Suak Raya (0,5 Ha), Leuhan dan Ujong Beurasok (1 Ha) di Kecamatan Johan Pahlawan, serta Desa Ujong Tanoh Darat di Meureubo (0,3 Ha).

“Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan,” ujar Haslinda

Dia mengatakan BPBD Aceh Barat telah mengerahkan sejumlah armada dan peralatan ke lokasi kejadian, di antaranya satu unit armada pemadam kebakaran pos Meureubo, mobil operasional, mesin pompa air, serta drone untuk pemantauan udara.

“Sebagian titik api telah berhasil dipadamkan. Di Desa Ujong Tanoh Darat sudah 100 persen tertangani, sementara di Desa Suak Raya proses pemadaman telah mencapai 80 persen. Untuk wilayah Leuhan, Ujong Beurasok, dan Napai, petugas masih terus melakukan penanganan,” jelas Haslinda.

BPBD setempat terus melakukan pemantauan untuk memastikan kebakaran tidak meluas ke wilayah lain. Masyarakat juga diimbau agar tidak membuka lahan dengan cara membakar karena berisiko memperparah situasi.

 

Komentar

baca juga