Rakyat News – Ledakan fatal terjadi di kompleks apartemen di Dallas pada 28 Mei, menewaskan tiga orang dan melukai enam lainnya. Menurut laporan awal dari Dewan Keselamatan Transportasi Nasional (NTSB), penyebabnya adalah saluran gas bawah tanah yang tidak ditandai. Kejadian ini juga menyebabkan evakuasi darurat di sebelah delapan rumah dan tiga gedung apartemen lainnya.
Penyelidikan NTSB menemukan bahwa sebuah kontraktor, Barba Drilling, sedang melakukan pengambilan sampel tanah dekat gedung apartemen. Mereka bekerja atas nama Engineering and Consulting Services Southwest, LLP (ECS) pada pagi hari kejadian. Meskipun ECS telah mengajukan tiket untuk penentuan lokasi utilitas Texas 811 pada 21 Mei, saluran gas yang terkena tidak teridentifikasi atau ditandai oleh petugas pencari.
Ledakan ini menghancurkan seluruh struktur apartemen di 409 East 9th Street. Dalam laporan itu, Dallas Fire-Rescue pertama kali merespons laporan kebocoran gas pada pukul 12:49 siang. Dua menit kemudian, mereka memberitahu Atmos Energy Corporation bahwa saluran gas telah terputus. Ledakan terjadi sekitar pukul 12:53 siang.
Walaupun garis waktu kebocoran dan ledakan telah dipetakan, penyelidikan NTSB mengenai penyebab pasti dan tanggung jawab masih berlangsung. Kejadian ini mengingatkan akan pentingnya penandaan saluran gas untuk keselamatan publik.




Komentar