Aceh Selatan – Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan menggelar forum Organisasi Perangkat Daerah (OPD) penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Aceh Selatan tahun 2027. Kegiatan tersebut dibuka oleh Wakil Bupati Aceh Selatan H. Baital Mukadis, SE mewakili Bupati, di Aula Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) setempat, Selasa (07/04/2026).
“Maksud utama forum yang kita selenggarakan pada hari ini adalah untuk menyelaraskan usulan hasil Musrenbang Kecamatan dengan rancangan rencana kerja (Renja) OPD. Melalui forum ini, kita harus memastikan adanya sinergi antar-OPD agar tidak ada program yang berjalan sendiri, sehingga prioritas pembangunan daerah dapat tercapai secara optimal,” ujar Wakil Bupati dalam sambutannya.
Wakil Bupati H Baital Mukadis, pada kesempatan itu meminta kepada seluruh kepala OPD agar dalam desk pembahasan benar-benar mempertajam program yang memiliki dampak langsung kepada masyarakat. “Gunakan data yang akurat dalam Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD),” pintanya.
Dalam forum tersebut, Wakil Bupati juga menekankan beberapa prioritas utama yang harus menjadi acuan dalam penyusunan program, seperti penguatan syariat Islam secara kaffah dan peningkatan kualitas pendidikan berbasis dinul Islam.
“Peningkatan infratruktur yang berkualitas, merata dan terkoneksi dengan tetap menjaga kelestarian lingkungan hidup. Produktivitas ekonomi untuk penciptaan lapangan kerja dan pemanfaatan SDA yang berkelanjutan serta tanggap bencana,” terangnya.
Lebih lanjut, sambung Wakil Bupati, reformasi birokrasi menuju tata kelola pemerintahan yang profesiobal, bersih, dan efesian. Selain itu, peningkatan layanan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat yang berkualitas.
Pada kesempatan itu, Wakil Bupati H Baital menyebutkan, dari data yang diperoleh pertumbuhan ekonomi Aceh Selatan pada tahun 2025, berada pada angka kisaran 3,00 persen. Serta persentase penduduk miskin di Aceh Selatan turun menjadi 9,89 persen untuk tahun 2025.
Selanin itu, sambung Wakil Bupati Aceh Selatan, indeks pembangunan manusia (IPM) meningkat menjadi 72,79 persen dan tingkat pengangguran terbuka turun menjadi 4,39 pesen.
“Untuk tahun 2027, kita menetapkan target yang lebih menantang. Kita menargetkan pertumbuhan ekonomi mencapai 4,64 persen, menekan pengangguran hingga 4,03 persen dan menjaga ketimbangan (gini rasio) pada angka 0,265 persen,” pungkasny









Komentar