Banda Aceh: Dalam rangka memperkuat implementasi Pelayanan Kesehatan Peduli Remaja (PKPR) di puskesmas, Dinas Kesehatan Provinsi Aceh bersama Generasi Edukasi Nanggroe Aceh (GEN-A) menggelar kegiatan “Orientasi Pelaksanaan Pemodelan Pelayanan Kesehatan Peduli Remaja”. Acara ini berlangsung pada Kamis hingga Jum’at, 19-20 Desember 2024, di Banda Aceh dengan melibatkan berbagai pihak lintas sektor.
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Aceh, dr. Munawar, Sp.OG(K), dalam sambutannya menyampaikan dengan pelatihan ini, diharapkan petugas PKPR mampu memberikan pelayanan yang efektif dan sensitif terhadap remaja. “Anak usia sekolah dan remaja merupakan sasaran strategis untuk pelaksanaan intervensi program kesehatan karena jumlahnya yang besar dan kemudahan untuk dijangkau. Melalui kegiatan ini juga, kami berharap remaja memiliki akses yang lebih baik terhadap informasi dan layanan kesehatan berkualitas, serta kesadaran akan pentingnya kesehatan sebagai investasi masa depan,” ujar dr. Munawar.
Direktur Eksekutif GEN-A, dr. Imam Maulana kepada RRI, Rabu (8/1/2025) menjelaskan kegiatan ini merupakan bagian dari kolaborasi antara Kementerian Kesehatan RI, UNICEF Indonesia, GEN-A, dan Dinas Kesehatan Provinsi Aceh. “Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan remaja melalui integrasi program di sekolah dan posyandu, sehingga menciptakan pendekatan holistik terhadap kebutuhan kesehatan remaja,” ungkapnya.
Beragam isu kesehatan remaja, seperti gizi, kesehatan mental, bahaya rokok dan NAPZA, hingga kekerasan pada remaja, menjadi fokus diskusi dalam kegiatan ini. Para peserta, yang berasal dari dinas kesehatan, pendidikan, dan UKS, dilatih menggunakan algoritma HEADSSS untuk asesmen kesehatan remaja dan pendekatan Komunikasi Antarpribadi (KAP) untuk edukasi kesehatan.
Lebih lanjut dr. Imam menambahkan bahwa kegiatan ini menjadi kolaborasi penting agar remaja mendapatkan informasi seputar kesehatan yang tepat. “Kolaborasi lintas sektor ini penting untuk memastikan remaja Aceh mendapatkan informasi dan layanan kesehatan yang komprehensif. Pendekatan seperti permainan edukatif juga efektif dalam menjangkau mereka,” ujarnya.
Diharapkan, kegiatan ini menjadi langkah awal yang strategis dalam menjawab tantangan kesehatan remaja di Aceh, sehingga para remaja dapat tumbuh menjadi generasi yang sehat dan produktif.















Komentar