Tiga Kabupaten/Kota di Aceh Raih Penghargaan STBM Award 2024

Jakarta : Sebanyak 3 kabupaten/kota di Aceh berhasil meraih penghargaan STBM Award tingkat nasional tahun 2014. Ketiga kabupaten/kota tersebut adalah Kota Langsa, Kabupaten Aceh Tamiang, dan Kabupaten Aceh Barat mendapatkan STBM Award kategori Pratama. Khusus untuk kabupaten Aceh Tamiang mendapatkan nominasi terbaik 2 untuk STBM Award katagori Pratama untuk kabupaten/kota seluruh indonesia.

Penghargaan STBM Award tingkat nasional pada tahun 2024 yang diserahkan oleh Kementerian Kesehatan di The St. Regis Jakarta, Rajawali Place, Jakarta Selatan.

Penghargaan tersebut diterima langsung Pj. Walikota Langsa, Pj Bupati Kabupaten Aceh Tamiang dan Sekda Kabupaten Aceh Barat. Sementara dari perwakilan Pemerintah Aceh, Kepala Biro Administrasi Pembangunan Setda Aceh, T. Robby Irza, S.SiT, MT.

T. Robby  Irza mendapatkan penghargaan atas inisiatif dan inovasi program ke kabupaten/kota dalam rangka percepatan menuju provinsi Aceh Stop Buang Air Besar Sembarangan (SBS) di Aceh. Penghargaan tersebut diterima Robby dari SPEAK Indonesia dan UNICEF Indonesia.

STBM Award adalah penghargaan yang diberikan kepada daerah yang berhasil menerapkan lima pilar sanitasi total berbasis masyarakat.

Penghargaan ini menjadi bukti komitmen bagi ke tiga kabupaten/Kota tersebut dalam mewujudkan perilaku hidup bersih dan sehat melalui pemberdayaan masyarakat.

Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) diyakini dapat menurunkan angka kesakitan dan kematian akibat sanitasi yang buruk. Lebih dari itu, ini mendorong terciptanya masyarakat yang sehat, mandiri, dan berkeadilan.

Pendekatan STBM ini memiliki lima pilar utama yang menjadi pedoman yakni Stop buang air besar sembarangan, Cuci tangan pakai sabun, Pengelolaan air minum dan makanan yang aman, Pengelolaan sampah rumah tangga yang benar dan Pengelolaan limbah cair rumah tangga yang aman.

dr. Teuku Chik Mohammed Iqbal Fauriza, M.Kes yang mewakili Kepala Dinas Kesehatan menyatakan dengan keberhasilan 3 kabupaten/kota hari ini menerima penghargaan STBM Award dari Kemenkes pada hari ini, kedepan kita berharap agar Aceh bisa bebas dari kegiatan Buang Air Besar Sembarangan.

“Penghargaan ini harus menjadi penyemangat bagi daerah penerima untuk terus mendorong perilaku hidup bersih dan sehat sebagai bentuk pencegahan penyakit berbasis lingkungan”, tambahnya.

“Kami bersama lintas sektor dan Biro Administrasi Pembangunan Setda Aceh yang selama ini memberi dukungan penuh. Tahun depan (tahun 2025) harapan kami, seluruh Kabupaten/Kota di Aceh bisa meraih STBM Award, sehingga menjadi Propinsi di Sumatra Pertama yang Nol SBS”, tutup dr. Chik.

Komentar