BANDA ACEH – Pemerintah Aceh diduga telah mempersiapkan sepuluh nama yang bakal diangkat menjadi staf khusus untuk membantu Gubernur Aceh menjalankan roda organisasi di masa mendatang. Ada sepuluh nama yang tertera di dalam daftar tersebut, salah satunya M Rizal Falevi Kirani. “Belum sampai SK di tangan,” ujar Falevi Kirani ketika ditanya oleh AJNN, Rabu malam, 12 Maret 2025.
Dia juga belum dapat memastikan apakah benar namanya masuk dalam daftar pejabat staf khusus di Pemerintahan Aceh. Meski demikian, dia mengamini jika benar bakal diangkat sebagai staf khusus di pemerintahan Aceh. “Belum tahu lagi. Amin,” kata Falevi Kirani.
Berdasarkan informasi yang diterima AJNN, terdapat sembilan nama lain yang tertera dalam daftar calon staf khusus Pemerintah Aceh. Mereka adalah Dahlan Jamaluddin, SIP; Ermiadi Abdulrahman, ST; Faisal Rizal Hasan, SE; Hendra Fauzi; Husaini M Amin, SE; M Taufik Abda; Nurzahri ST; Ir Syahrizal, ST, MT; dan T Nasruddinsyah, SH. Dahlan Jamaluddin dalam daftar tersebut akan didaulat menjadi Staf Khusus Gubernur Aceh Bidang Tata Kelola Pemerintah Aceh dan Hukum.
Selanjutnya Ermiadi Abdulrahman akan dilantik sebagai Staf Khusus Gubernur Aceh Bidang Hilirisasi dan Industrilisasi Meningkatkan Nilai Tambah Sumber Daya Alam dan Maritim; Faisal Riza Hasan sebagai Staf Khusus Bidang Pembangunan, SDM, Sainstek, Pendidikan, dan Kesetaraan Gender, serta Hendra Fauzi sebagai Stafsus Bidang Tenaga Kerja, Kewirausahaan Industri, Pemuda dan Olahraga.
Selanjutnya ada juga Husaini M Amin yang bakal didaulat sebagai Stafsus Gubernur Aceh Bidang Perdamaian dan Reintegrasi Aceh; M Rizal Falevi Kirani sebagai Stafsus Bidang Transformasi, Digital dan Teknologi Modern; dan M. Taufik Abda sebagai Stafsus Bidang Kemandirian Rakyat. Dalam daftar tersebut tertera juga nama Nurzahri sebagai Stafsus Bidang Infrastruktur Kewilayahan; Syafrizal sebagai Stafsus Bidang Pembangunan Berkelanjutan; serta T Nasruddinsyah sebagai Stafsus Bidang Pelaksanaan Syariat Islam.
mencoba mengonfirmasi kabar ini kepada Karo Administrasi Pimpinan Setda Aceh, Akkar. Namun, Akkar belum mengonfirmasi kepastian kabar tersebut hingga berita ini ditayangkan.***
Sumber: AJNN.Net









Komentar