BANDA ACEH – PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Banda Aceh menunda pemadaman terencana untuk pekerjaan pemeliharaan. Padahal sebelumnya, selebaran jadwal pemadaman terencana sempat dikeluarkan oleh perusahaan tersebut. “Pekerjaan pemeliharaan di selebaran tersebut ditunda, agar jangan sampai menambah durasi pemadaman yang ada di pelanggan,” kata Asisten Manajer Keuangan dan Umum PT PLN UP3 Banda Aceh, Indra Suheri, kepada AJNN, Selasa, 4 Juni 2024.
Indra mengatakan keputusan itu diambil sementara waktu mengingat masih terganggunya sistem kelistrikan Aceh akibat gangguan transmisi Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT), pada Senin, 3 Juni 2024, dini hari.
Dia menyampaikan pemadaman terencana biasa dilakukan secara rutin untuk kegiatan perintisan dan pemeliharaan. Tujuannya menjaga stabilitas jaringan. Konteks kegiatan perintisan yakni penebangan cabang pohon yang mengenai jaringan. Sementara pemeliharaan seperti penambahan kemampuan trafo yang mendekati ambang batas. “Sehingga dalam hal ini perlu padam. Yang demikian itu namanya pemadaman terencana,” ujar Indra. Sementara itu pemadaman tidak terencana, kata Indra, terjadi akibat adanya gangguan terhadap jaringan sehingga mempengaruhi pendistribusian listrik ke pelanggan. Hal ini biasa akibat cuaca dan juga gangguan di transmisi. Malahan, kata dia, kegiatan pendistribusian di daerah akan terganggu bila pemulihan atau recovery sisi pembangkitan belum selesai dan benar-benar pulih seutuhnya. Keadaan ini bisa menjadi byarpet. Oleh karena itu, kata Asisten Manajer Keuangan dan Umum PT PLN UP3 Banda Aceh, pemadaman terencana sebelumnya dilakukan pada 3-6 Juni dan 8-9 Juni 2024. Pemadaman terencana, kata Indra, biasa dilakukan lebih kurang tiga jam atau mulai pukul 09.00 sampai 12.30 WIB. Informasi disampaikan dalam selebaran. “Itu tidak ada hubungan. Karena pemadaman terencana murni untuk menjaga jaringan kami,” kata Indra.***









Komentar