Petani di Subulussalam Ditemukan Tewas di Kebun Sawit, Keluarga Tolak Visum

Subulussalam – Seorang petani inisial B (65) ditemukan tewas di areal perkebunan kelapa sawit Desa Pulo Kedep, Kecamatan Sultan Daulat, Kota Subulussalam, Minggu (16/11/2025) sekitar pukul 11.25 WIB.

Saat ditemukan, korban masih mengenakan pakaian kerja dan tergeletak di bawah pohon sawit dengan alat semprot punggung di dekatnya.

Kapolres Subulussalam AKBP Muhammad Yusuf, menjelaskan korban awalnya dijemput pemilik kebun dari rumahnya di Desa Gunung Bakti sekitar pukul 07.30 WIB, kemarin. Setibanya di lokasi, korban bersama rekannya mulai menyemprot pestisida sekitar pukul 08.00 WIB.

“Sekitar pukul 11.25 WIB, saksi menemukan B sudah tergeletak dengan kondisi tidak bernyawa. Saksi kemudian melapor kepada pemilik kebun dan Polsek Sultan Daulat,” kata Muhammad Yusuf.

Polisi tiba di lokasi pukul 12.00 WIB, memasang garis polisi, dan mengamankan area. Unit Inafis Polres Subulussalam menyusul pukul 13.30 WIB untuk melakukan olah TKP.

Hasil pemeriksaan awal tidak menemukan tanda kekerasan. Polisi menduga korban meninggal akibat kelelahan dan faktor usia.

Pihak keluarga membenarkan bahwa B memiliki riwayat hipertensi dan menyatakan tidak keberatan atas hasil temuan tersebut.

“Atas permintaan keluarga, korban tidak dibawa untuk visum medis,” ujar Yusuf.

Jenazah langsung dipulangkan ke rumah duka di Desa Gunung Bakti menggunakan ambulans Puskesmas untuk proses fardu kifayah.

 

Komentar