Rakyat News – Raúl Jiménez adalah pencetak gol yang telah memberikan banyak momen berkesan untuk Meksiko. Dia kini menjadi harapan di Piala Dunia 2026 setelah mencetak gol pertamanya di ajang tersebut saat melawan Afrika Selatan pada 11 Juni. Pada hari Selasa, Jiménez mencetak gol kedua dalam kemenangan 2-0 Meksiko atas Ekuador di babak 16 besar.
Namun, ada satu pertandingan yang tidak dapat diingat oleh Jiménez. Pada 29 November 2020, saat bermain untuk Wolverhampton di Liga Premier Inggris melawan Arsenal, Jiménez mengalami insiden serius. Dia tidak ingat apa yang terjadi setelah melihat lapangan sebelum pertandingan dimulai, seperti yang diceritakannya dalam dokumenter yang diproduksi oleh Wolves Studios dan ditayangkan oleh BBC pada 2021.
Pelatihnya saat itu, Nuno Espírito Santo, mengenang insiden tersebut dengan jelas. Dia mengatakan suara benturan antara Jiménez dan pemain bertahan Arsenal, David Luiz, akan selamanya teringat. Benturan tersebut terjadi saat Jiménez dan Luiz bertabrakan dalam situasi tendangan sudut. Suara benturan itu terdengar jelas di stadion yang sepi karena pandemi COVID-19.
Dokter tim, Matt Perry, menyatakan bahwa dia segera menyadari Jiménez mengalami cedera serius. Meskipun Luiz juga terluka, tingkat cedera Jiménez jauh lebih parah. Espírito Santo mengungkapkan ketakutannya saat mendengar istilah ‘kode merah’, yang menandakan keadaan darurat. Jiménez terjatuh tak sadarkan diri di lapangan, memicu kepanikan di antara pemain dan staf tim.
Tim medis segera memberikan pertolongan pertama dan memindahkan Jiménez ke rumah sakit. Hasil pemeriksaan menunjukkan ia menderita fraktur tengkorak dan perdarahan otak, yang mengancam nyawanya. Operasi dilakukan dengan sukses, dan Jiménez menghabiskan lima hari di rumah sakit.
Meski demikian, itu baru awal perjalanan pemulihannya. Jiménez harus melalui proses rehabilitasi yang panjang sebelum kembali bermain di level kompetitif.











Komentar