Banda Aceh – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Banda Aceh, Irwansyah, S.T., menerima audiensi dan silaturahmi dari jajaran pengurus Himpunan Teknik Geofisika (HTMG) Universitas Syiah Kuala (USK). Pertemuan tersebut berlangsung hangat di Ruang Kerja Ketua DPRK Banda Aceh pada Minggu siang (21/06/2026).
Meski berlangsung di akhir pekan, agenda audiensi ini berjalan produktif mendiskusikan berbagai isu strategis terkait kesiapsiagaan bencana, tata ruang kota berbasis mitigasi, hingga peluang kolaborasi riset antara akademisi muda dan pemerintah daerah.
Sebagai seorang yang berlatar belakang pendidikan teknik, Irwansyah menyambut baik kehadiran para mahasiswa Teknik Geofisika USK. Menurutnya, pemikiran kritis dan berbasis keilmuan (scientific-based) dari kampus sangat dibutuhkan oleh parlemen dalam merumuskan kebijakan pembangunan kota, khususnya Banda Aceh yang secara geografis berada di wilayah rawan bencana.
“Banda Aceh adalah laboratorium alam untuk mitigasi bencana. Sinergi antara DPRK sebagai regulator dan rekan-rekan mahasiswa sebagai akademisi sangat penting agar pembangunan infrastruktur kota kita ke depan benar-benar adaptif dan tangguh terhadap potensi risiko geologi,” ujar Irwansyah.
Irwansyah menambahkan bahwa DPRK Banda Aceh membuka pintu selebar-lebarnya bagi kelompok mahasiswa yang ingin menyalurkan gagasan konstruktif demi kemajuan daerah.
Dalam pertemuan tersebut, perwakilan pengurus HTMG USK memaparkan beberapa poin pemikiran serta rencana program kerja himpunan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Beberapa topik utama yang didiskusikan antara lain:
- Diskusi mengenai pentingnya pemutakhiran data geofisika bawah permukaan untuk memetakan zona rawan gempa dan likuifaksi di tingkat kecamatan/desa.
- Rencana kolaborasi program Geophysics Goes to School untuk menanamkan budaya sadar bencana sejak dini kepada pelajar di Banda Aceh.
- Pelibatan mahasiswa dalam memberikan masukan ilmiah terkait tata ruang pesisir dan pengelolaan air tanah di Banda Aceh.
Ketua HTMG USK menyampaikan terima kasih atas respons cepat dan ruang diskusi yang diberikan oleh Ketua DPRK. Mereka berharap gagasan yang disampaikan dapat menjadi referensi tambahan bagi legislatif dalam mengawal rencana tata ruang wilayah (RTRW) kota.
Di akhir audiensi, Irwansyah menegaskan bahwa DPRK Banda Aceh berkomitmen mendukung kegiatan-kegiatan positif kemahasiswaan yang berorientasi pada pengabdian masyarakat. Ia berpesan agar mahasiswa Teknik Geofisika USK tidak hanya fokus pada teori di ruang kuliah, melainkan aktif turun ke lapangan untuk mengedukasi warga.
“Ilmu geofisika ini sangat mahal dan vital untuk keselamatan publik. Saya menaruh harapan besar agar adik-adik mahasiswa terus melahirkan riset yang aplikatif, yang dampaknya bisa langsung dirasakan oleh masyarakat Kota Banda Aceh,” pungkas Irwansyah.
Pertemuan audiensi tersebut diakhiri dengan penyerahan plakat kenang-kenangan dari pengurus HTMG USK kepada Ketua DPRK Banda Aceh dan sesi foto bersama. [Adv]









Komentar