Banda Aceh – Angka kasus HIV dan AIDS di Aceh terus menunjukkan tren kenaikan yang mengkhawatirkan. Dinas Kesehatan Aceh mencatat sepanjang tahun 2024 terdapat 350 kasus HIV dan 23 kasus AIDS.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Aceh, Imam Murahman mengatakan penambahan kasus baru mencapai rata-rata 20 hingga 23 setiap bulannya.
“Kita melihat peningkatan yang signifikan. Tahun 2024 saja, total kasus HIV mencapai 350 dengan 23 kasus AIDS. Kalau tahun ini setiap bulan rata-rata ada 20-an kasus baru,” kata Imam Murahman kepada wartawan, Senin (11/8/2025).
Tren peningkatan kasus HIV/AIDS ini bukan hal baru. Sejak 2023, penambahan kasus baru HIV di Aceh konsisten berada di kisaran 20-an kasus per bulan. Artinya, pada akhir tahun, jumlah total kasus hampir selalu menembus angka 300.
“Jika pola ini berlanjut, maka tahun 2025 pun diperkirakan akan melampaui 300 kasus,” ujar Imam.
Berdasarkan data Dinkes Aceh menunjukkan bahwa 81 persen pengidap HIV/AIDS adalah laki-laki, dan sebagian besar berasal dari kelompok lelaki seks dengan lelaki (LSL) yang merupakan populasi kunci dalam penularan.
Sementara itu rentang usia paling banyak pengidap HIV/AIDS di Aceh yakni 21 sampai 30 tahun yang mencatat 45 persen dari total kasus. Sementara kelompok usia 11 hingga 20 tahun sebanyak 6 persen.












Komentar