Gregor Kobel Siap Jadi Kiper Utama Swiss di Piala Dunia 2026

Rakyat News – Vancouver, Kanada, 3 Juli 2026 – Kiper Swiss, Gregor Kobel, merasa bangga setelah berhasil menjadi kiper pilihan utama negara. Menjelang pertandingan penting melawan Aljazair di babak 32 besar Piala Dunia 2026, Kobel merenungkan pengalaman turnamen empat tahun lalu di Qatar yang membentuk transisinya menjadi starter kelas dunia.

Kobel, yang berusia 28 tahun, sebelumnya berperan sebagai cadangan untuk veteran Yann Sommer di Piala Dunia 2022. Kini, ia telah mengukuhkan dirinya sebagai kiper nomor satu Swiss untuk turnamen di Amerika Utara ini. Dalam pernyataannya kepada FIFA, Kobel menegaskan bahwa mewakili negaranya di panggung sepak bola terbesar adalah perasaan yang tak tertandingi.

“Saya sangat bangga bermain untuk Swiss,” kata Kobel. “Piala Dunia selalu menjadi turnamen emosional. Bermain untuk negara Anda adalah sesuatu yang sangat spesial. Itulah sebabnya saya sangat bangga dan bersyukur atas kesempatan ini.” Kobel mengenang debut Piala Dunianya yang penuh tekanan di Qatar melawan Serbia, sebuah kemenangan yang memastikan Swiss melaju ke fase knockout dan menjadi batu loncatan internasionalnya.

“Empat tahun lalu, itu adalah pengalaman luar biasa bagi saya untuk melihat bagaimana Piala Dunia bekerja,” ujarnya. “Segalanya kini berbeda, dan saya senang telah diberikan kesempatan ini.” Setelah pensiunnya Yann Sommer dari tim nasional, Kobel mewarisi jersey besar tersebut tetapi memilih untuk membangun jalannya sendiri alih-alih meniru pendahulunya.

“Yann dan saya adalah kiper yang sangat berbeda,” kata Kobel. Meskipun gaya mereka berbeda, Kobel mengakui bahwa Sommer mengajarinya tentang konsistensi elit. “Dia adalah seorang profesional sejati; ia bekerja dengan konsistensi luar biasa dan sangat memperhatikan pelatihan dan dietnya. Terlebih lagi, etos kerjanya sangat mengesankan.” Sekarang, sebagai penggawa pertahanan, Kobel memandang tanggung jawab utamanya adalah sebagai jangkar psikologis untuk lini belakang.

“Sebagai kiper, Anda tidak pernah tahu kapan Anda akan dibutuhkan. Itulah sebabnya Anda harus siap setiap saat. Saya ingin menggunakan pengalaman saya untuk memberikan rasa tenang dan hadir untuk tim di momen-momen penting,” katanya. Swiss memasuki fase knockout dengan percaya diri, memiliki skuad yang menggabungkan veteran berpengalaman dengan pemain muda yang berbakat.

Komentar