Distributor Pupuk : Pupuk Non Subsidi sebagai pupuk berimbang Urea Bersubsidi

Kutacane | suara rakyat

CV.Halim Jaya merupakan salah satu distributor pupuk bersubsidi di Aceh Tenggara.
Direktur CV. Alim Jaya, Mujur Wati, saat dikonfirmasi wartawan dikantornya, senin (7/3/22) terkait adanya pupuk non subsidi yang selama menjadi pupuk penyeimbangan untuk Urea bersubsidi mengatakan, “Tidak ada paksaan terhadap kios penyalur pupuk binaan CV. Halim Jaya untuk menjual pupuk subsidi harus digandeng dengan Pupuk non Subsidi.

Ia melanjutkan “PT. Pupuk Iskandar Muda (PIM) melalui kami sebagai distributornya mendorong atau menghimbau petani untuk menggunakan pupuk berimbang sesuai rekomendasi pemerintah, karna terdapat 60 % kekurangan kebutuhan pupuk secara nasional untuk para petani, dimana kebutuhan ini di cukupi melalui program-program pemupukan berimbang, Untuk itu, PT.PIM menyiapkan pupuk nonsubsidi Jenis Polivit dan NPK sebagai alternatif penyeimbangnya” ,ungkapnya.

Mujurwati menambahkan “Demi keberhasilan panen atau meningkatkan hasil tanaman yang maksimal dan berkelanjutan lahan pertanian, pemupukan berimbang yang telah direkomendasikan oleh PT. PIM secara resmi ditunjuk pemerintah sebagai produsen pupuk subsidi dan ini telah di terapkan PT. PIM di beberapa daerah di Sumatra dan Aceh, untuk mengefisienkan penggunaan pupuk bersubsidi yang lebih efektif,”paparnnya.

Ditempat terpisah Seorang Pakar Pertanian Kasmadi, SP 50 tahun menyatakan kepada wartawan “Kandungan Pupuk Urea Pupuk urea mengandung unsur hara Nitrogen sebesar 46%, jika hanya mengunakan pupuk urea saja, maka unsur hara tidak mencukupi sehingga penggunaan pupuk Polivit, dan NPK bisa menutupi unsur hara lebih efisien dan ini bisa meningkatkan produktivitas pertanian,”ungkapnya.

Dari segi control sosial awak media menilai sosok Rudi Tarigan yang tepat untuk berbicara perihal pupuk subsidi ,Tokoh Muda Agara Rudi Tarigan mengatakan “Pupuk subsidi ini hal yang mudah untuk menertibkannya jika ada keseriusan dari semua pihak”ungkapnya
Kebiasaan Pelanggaran Barang Bersubsidi yang penuh pengawasan ini banyak faktor pembiaran serta kebiasaan melanggar, padahal bagi pelanggar barang subsidi jelas Pidananya ungkap Rudi Tarigan

Ditanya soal kios atau distributor nakal bung Rudi Tarigan enggan untuk mengungkapkan hasil investigasi nya ke media.

Lebih lanjut awak media menanyakan Distributor mana yang masih bagus terkait pembinaan terhadap kios kios
Secara gamblang Bung Rudi Tarigan menyebut masih CV.Halim Jaya saat ini, dimana kios kiosnya minim melakukan pelanggaran berat terhadap pendistribusian pupuk subsidi.

“Dengan artian bukan tidak ada pelanggaran hanya saja 33 kios binaan Halim jaya paling minim melakukan pelanggaran baik Harga masih manusiawi serta pembagian tersalur hampir semua ke pemilik RDKK”, Ungkap Rudi Tarigan mengakhiri.

Komentar