Pidie : Pemerintah Aceh menyampaikan duka cita mendalam atas musibah yang menimpa enam santri Dayah Nurul Huda, Gampong Paya Guci, Kecamatan Tangse, Pidie, yang terseret arus Sungai Mane saat mandi pada Minggu (24/8/2025).
Mewakili Kadisbudpar Aceh Almuniza Kamal, Kepala Bidang Pengembangan Destinasi Munawir Arifin, bersama staf dan didampingi Kabid Parekraf Disparpora Pidie pada Senin siang (25/8/2025), turun langsung ke lokasi kejadian untuk memantau proses pencarian.
Dalam kesempatan itu, Munawir menyampaikan belasungkawa. “Atas nama Pemerintah Aceh, kami turut berduka cita yang sedalam-dalamnya. Semoga keluarga diberikan ketabahan menghadapi musibah ini,” ujarnya.
Munawir juga mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati saat berwisata di alam terbuka, khususnya di kawasan sungai dengan arus deras.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak mandi di sungai tanpa pengawasan dan pengamanan. Faktor keselamatan harus selalu diutamakan,” katanya.
Pemerintah Aceh berharap musibah ini dapat menjadi pelajaran berharga agar setiap kunjungan wisata memperhatikan aspek keselamatan.
“Keselamatan harus menjadi prioritas utama. Jangan sampai keindahan alam berubah menjadi duka,” pungkas Munawir.
Keenam korban meninggal dunia adalah Meisya (14), Zikratun (15), Husnul (14), Nurfatiha (14), Makfirah (14) dan Nurul Izzah (15). Seluruh korban merupakan warga Tangse, Pidie.














Komentar