Banda Aceh – Seorang lelaki paruh baya diduga pelaku pencurian tertangkap oleh warga Kajhu, Aceh Besar. Video penangkapan tersebut beredar di media sosial. Dalam video, pelaku terduduk di atas tanah dan ditanyai oleh warga, sementara terlihat tangan pelaku dalam keadaan putus.
Keuchik Kajhu, Khairizal menjelaskan kronologi kejadian dramatis tersebut. Ia mengatakan peristiwa ini bermula saat seorang pria masuk ke dalam rumah warga pada dini hari. Pemilik rumah yang kaget mengetahui ada seseorang tidak dikenal masuk kemudian berteriak meminta pertolongan.
“Pemilik rumah berteriak maling, lalu warga dan pemuda sekitar keluar dan mengejar pelaku,” kata Khairizal, Senin (15/6/2026).
Menurut Khairizal, situasi menjadi menegangkan saat terduga pelaku mengeluarkan pisau dan mengancam akan menyerang siapa saja yang berusaha menghentikannya.
“Setiap orang yang mencoba menghadang diserang menggunakan pisau. Warga beberapa kali nyaris terkena tusukan,” ujarnya.
Saat pengejaran, warga hanya memiliki kayu untuk melindungi diri dari ayunan pisau terduga pelaku. Selain itu, warga berulang kali meminta pelaku untuk menjatuhkan senjata tajam tersebut.
“Sudah berulang kali diminta menjatuhkan pisau, tapi dia tidak mengindahkan dan tetap menyerang warga,” ucap Khairizal.
Dalam kondisi tersebut, warga akhirnya berusaha melumpuhkan pelaku untuk mencegah jatuhnya korban. Akibatnya, salah satu tangan terduga pelaku mengalami putus.
Setelah melumpuhkan terduga pelaku, warga tidak melakukan tindakan lanjutan dan segera menghubungi polisi. Terduga pelaku kemudian ditangani oleh polisi dan dibawa ke rumah sakit untuk mendapat penanganan medis.
Khairizal menegaskan bahwa terduga pelaku bukan mencari buah mangga di lokasi tersebut, seperti yang beredar di media sosial.
“Terduga mencari buah mangga itu tidak benar, karena pohon mangganya tidak berbuah saat itu. Tapi patut dipertanyakan untuk apa masuk ke rumah warga pukul 04.00 WIB,” tuturnya.
Khairizal mengungkapkan bahwa masyarakat Kajhu dibuat khawatir karena maraknya kasus pencurian yang terjadi belakangan ini. Dalam kasus terbaru, terduga pelaku tidak sempat membawa kabur barang, namun sebelumnya seorang warga dilaporkan kehilangan harta benda berupa satu unit sepeda motor.
Maraknya kasus pencurian di Kajhu belakangan ini juga membuat pemerintah gampong mengingatkan warga untuk tetap waspada dan memasang kamera pengawas untuk memantau lingkungan sekitar.
“Kami sudah mengingatkan warga agar tetap waspada dan memasang CCTV karena maraknya kasus pencurian,” tambahnya.
Keuchik Kajhu Menghimbau
Meski demikian, ia menegaskan bahwa setiap persoalan hukum tetap harus diselesaikan sesuai prosedur yang berlaku dan diserahkan kepada aparat penegak hukum.
“Kami berharap masyarakat tetap menjaga keamanan lingkungan dan segera melapor kepada aparat jika terjadi hal-hal mencurigakan. Jangan sampai ada korban dari pihak mana pun,” pungkasnya.
Sumber: Seputar Aceh.id













Komentar