Sabang: Pantauan Badan Meterologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Sultan Iskandar Muda (SIM) Banda Aceh, terdapat peningkatan titik panas terjadi di Aceh. Prediksi BMKG, titik panas ini akan terus bertambah seiring dengan kondisi cuaca yang cukup cerah dalam beberapa hari mendatang.
Satya Juangga Tirta, Forecaster BMKG Aceh, mengatakan, prediksi peningkatan hotspot di Aceh harus diwaspadai oleh masyarakat. Berdasarkan hasil pantauan Sensor MODIS Satelit Terra, Aqua, Suomi NPP, dan NOAA20/VIIRS, hari ini terdapat 2 titik panas berada di wilayah Muara Dua, Kota Lhokseumawe.
“Prediksi titik panas terfokus di wilayah Aceh Besar, Aceh Barat serta Aceh Selatan. Beberapa titik hotspot juga kami pantau berpotensi untuk wilayah tengah, baik dari Aceh Tengah hingga Bener Meriah,” ungkap Satya, Jum’at (19/9/2025).
Ia juga menginformasikan, suhu di wilayah Aceh hari ini terpantau cukup tinggi, yaitu berkisar antara 34-35°C, terpantau penyinaran matahari cukup tinggi dengan kelembaban yang rendah. Diperkirakan angin bertiup dari arah timur menuju barat daya dengan kecepatan 5-30km/jam.
Peningkatan titik panas (hotspot) di Aceh perlu diwaspadai karena dapat meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla). BMKG telah beberapa kali mengeluarkan peringatan terkait hal ini, terutama karena Aceh saat ini masih berada dalam musim kemarau.
“Kami menghimbau kepada masyarakat untuk menghindari membuka lahan dengan cara membakar. Masyarakat juga diminta berhati-hati dalam penggunaan api, hindari membuang puntung rokok dan hindari membakar sampah agar tidak terjadi kebakaran hutan dan lahan, khususnya diwilayah Aceh,” jelasnya.









Komentar