Manfaatkan Rezeki untuk Berbagi Kesempatan Umroh bagi Sesama

Takengon : Dalam ceramah subuh yang disampaikan secara langsung di Masjid Agung Ruhamah Takengon pada Jumat (8/11/2024), Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kementerian Agama RI, Prof. Dr. H. Waryono A. Ghofur, juga mengajak umat Islam untuk memanfaatkan rezeki yang mereka miliki untuk berbagi kebaikan dengan sesama. Melalui siaran RRI Takengon di FM 93 MHz, Prof. Dr. Waryono menyampaikan bahwa Rasulullah SAW hanya menjalankan ibadah umroh sebanyak tiga kali selama hidupnya, meskipun Tanah Haram adalah impian setiap muslim.

Beliau menyoroti fenomena yang ada saat ini, di mana sebagian umat Islam, khususnya dari Indonesia, yang memiliki rezeki lebih, melakukan umroh berkali-kali karena kekhawatiran tidak dapat kembali ke Tanah Haram di masa mendatang. Prof. Dr. Waryono menilai, alangkah lebih baik jika mereka juga berinisiatif untuk berbagi kesempatan umroh tersebut dengan orang-orang yang kurang mampu, misalnya dengan mengumrohkan tetangga atau berkoordinasi dengan badan zakat setempat untuk memberangkatkan mereka yang memiliki keterbatasan ekonomi.

“Jika kita memiliki rezeki lebih, kita bisa menggunakan sebagian untuk mengumrohkan tetangga atau saudara yang kurang mampu. Inilah nilai kebaikan sejati, yaitu kebaikan yang dirasakan lebih luas dan membekas dalam kehidupan mereka yang diberi kesempatan,” ujar Prof. Dr. Waryono.

Da juga mengaitkan pesan ini dengan kisah waqaf sumur yang dilakukan sahabat Rasulullah dan tradisi waqaf masyarakat Aceh pada masa lalu. Waqaf yang dikelola dengan baik, seperti waqaf sumur dan tanah, manfaatnya bisa terus dirasakan hingga generasi mendatang. Bahkan hingga saat ini, dana waqaf dari orang Aceh masih memberikan manfaat tambahan bagi para jamaah asal Aceh yang berhaji, dalam bentuk uang saku.

Prof. Dr. Waryono berharap, semangat berbagi ini dapat terus berkembang, sehingga kebaikan yang dilakukan akan berlanjut dan memberi manfaat bagi lebih banyak orang.

“Kebaikan yang kita berikan melalui rezeki yang Allah titipkan pada kita, seperti umroh atau waqaf, adalah bentuk keberkahan yang sesungguhnya,” katanya.

Ceramah yang menginspirasi ini mengingatkan umat Islam untuk senantiasa meneladani kedermawanan Rasulullah dan para sahabat, serta menjadikan keberkahan rezeki sebagai jalan untuk membawa kebaikan bagi sesama.

 

Komentar