1.401 Hektare Tanaman Padi di Aceh Utara Terancam Fuso akibat Banjir

ACEH UTARA – Seluas 1.401 hektare tanaman padi di Kabupaten Aceh Utara terancam fuso akibat terendam banjir yang melanda daerah tersebut.

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Aceh Utara, Erwandi mengatakan, luas tanaman padi di daerah tersebut 3.418 hektare namun yang terendam berkisar 1.401 hektare.

“Usia padi bervariasi, ada yang baru 10 hari bahkan seratus hari,” kata Erwandi kepada AJNN, Rabu (5/10).

Erwandi menambahkan, tanaman padi yang terdampak banjir diantaranya Kecamatan Pirak Timu seluas 269 hektare dengan luas keseluruhan lahan 402 hektare.

Selanjutnya, Kecamatan Lhoksukon seluas 397 hektare dengan keseluruhan lahan 768 hektare, Cot Girek 140 hektare dengan keseluruhan lahan 246 hektare.

“Untuk Kecamatan Kuta Makmur lahan yang terkena banjir seluas 238 hektare dengan keseluruhan 937 hektare,” ujarnya.

Tambahnya, Kecamatan Muara Batu padi yang terendam banjir sekitar 212 hektare, dengan total keseluruhan lahan sebanyak 500 hektare, kemudian Dewantara seluas 60 hektare dengan keseluruhan lahan 120 hektare.

Lanjut Erwandi, Kecamatan Samudera seluas lima hektare dengan keseluruhan 40 hektare, dan Kecamatan Sawang seluas 80 hektare serta keseluruhan 405 hektare.

“Mudah-mudahan banjir cepat surut dan lahan tidak tergenang lebih dari tiga hari. Sehingga, padi masyarakat bisa terselamatkan,” imbuhnya. 

Sumber : AJNN.net

Komentar